Salatiga Carnival Center

Salatiga Carnival Center
Sebuah event akbar tahunan WORLD CULTURE FASHION CARNIVAL..

Profil Saya

Foto saya
Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia
I was born in Solo, December 25, 1987 from the father of Drs. Luke Suroso and Mrs. Sri Puji Lestari Hantokyudhaningsih. I grew up in a city full of culture that is the city of Solo. as the descendants of the solos even have blood from a stranger. I was born like a tiny man, weighing> 4 kg. the second child of three brothers that I tried to be a pioneer and a child who was always proud of my extended family. trained hard in terms of education and given the religious sciences until thick. I am standing upright in my life the 19th to voice the aspirations of the marginalized of LGBT in the city of Salatiga. as a new city that will be a starting point toward change and transformation that this country is a country truly democratic. soul, body and all of my life will always fight for rights of the marginalized is to get our citizen rights. Ladyboys no rights, no gay rights, no rights of lesbian, but there's only citizen rights regardless of sexual orientation and gender.

27 Agustus 2009

Cuaca Ekstrem di Indonesia Mulai Besok




JAKARTA, KOMPAS.com — Kondisi cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Indonesia mulai 28 hingga 30 Agustus. Potensi itu terlihat dari masih adanya aktivitas daerah tekanan rendah di Samudra Pasifik sebelah Utara Papua dan daerah pumpunan angin yang memanjang dari Sumatera bagian Tengah, Laut Natuna, Laut China Selatan hingga Samudra Pasifik sebelah timur Filipina.

Faktor lainnya adalah masih hangatnya suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia sebelah utara khatulistiwa. Selain itu, kelembapan udara di wilayah Indonesia bagian utara dan di sekitar ekuator cukup tinggi.

Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia, terutama wilayah Indonesia bagian utara dan sekitar ekuator. Adanya aktivitas konvektif yang merupakan aktivitas atmosfer berskala lokal di sebagian wilayah Indonesia juga perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah pesisir barat Sumatera; Sumatera bagian utara dan tengah, Kalimantan Timur bagian utara dan timur; Kalimantan Barat; Jawa bagian barat; Sulawesi bagian utara, barat, dan tengah. Kondisi cuaca yang sama juga berpotensi terjadi di Maluku bagian utara, Papua Barat, Papua tengah, serta Papua timur bagian utara.

Tidak ada komentar: