Salatiga Carnival Center

Salatiga Carnival Center
Sebuah event akbar tahunan WORLD CULTURE FASHION CARNIVAL..

Profil Saya

Foto saya
Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia
I was born in Solo, December 25, 1987 from the father of Drs. Luke Suroso and Mrs. Sri Puji Lestari Hantokyudhaningsih. I grew up in a city full of culture that is the city of Solo. as the descendants of the solos even have blood from a stranger. I was born like a tiny man, weighing> 4 kg. the second child of three brothers that I tried to be a pioneer and a child who was always proud of my extended family. trained hard in terms of education and given the religious sciences until thick. I am standing upright in my life the 19th to voice the aspirations of the marginalized of LGBT in the city of Salatiga. as a new city that will be a starting point toward change and transformation that this country is a country truly democratic. soul, body and all of my life will always fight for rights of the marginalized is to get our citizen rights. Ladyboys no rights, no gay rights, no rights of lesbian, but there's only citizen rights regardless of sexual orientation and gender.

30 Agustus 2009

Parade SENI Jawa Tengah 2009



Sejumlah seniman dari Kabupaten Banyumas, Jateng, mementaskan kesenian Cowongan, pada Parade Seni dan Budaya Jawa Tengah, di Semarang, Jateng, Sabtu (

SIPA 2009




Sejumlah penari dari Solo Dance Studio mementaskan koreografi berjudul "Wiri-wiri" karya Eko Supriyanto, pada pembukaan Solo International Performing Arts (SIPA) 2009, Jumat (7/8) malam. SIPA akan berlangsung hingga 10 Agustus dengan menampilkan 22 penampil seni pertunjukan, termasuk dari enam negara asing. FOTO ANTARA/Andika Betha/tom/09

Andre dan Mey, Sejarah Baru SMU




UKSW, Scientiarum—Keluarga besar Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) baru saja melakukan momen penting dalam sejarah, khususnya pada Senat Mahasiswa Universitas (SMU)—lembaga penyalur aspirasi mahasiswa UKSW—pada, Jumat (14/8). Dimana pada momen tersebut, Andre Sutantyo—mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika—terpilih sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa Universitas periode 2009/2010.

Dalam pemilihan Ketua SMU kali ini, hanya dua mahasiswa yang maju mencalonkan diri. Merly Aclin Nuasizta Klaas (Mey)—mahasiswi Fakultas Psiklogi—merupakan satu-satunya pesaing Andre dalam pemilihan ini.

Mey maju membawa visi dan misi, dengan mengangkat apa peran Lembaga Kemahasiswaan (LK) dalam Universitas, bagaimana membentuk Mahasiswa pemimpin yang berkarakter Kristus, dan bagaimana mengintegrasikan Iman dan Ilmu dalam berorganisasi. Sedangkan Andre maju dengan mengusung satu tema besar, “Moving Together”. Disini dia mengajak semua elemen yang ada dalam dan di luar kampus untuk bersama-sama demi kemajuan Kota Salatiga.

Diakui mereka, bahwa visi dan misi yang mereka usung terdapat banyak kesamaan. Bedanya adalah, Mey membawanya dengan terperinci, sedangkan Andre hanya secara garis besarnya saja. Ketika di temui Scientiarum secara terpisah, mereka mengatakan, tidak pernah berdiskusi tentang itu semua dan merekapun kaget ketika visi dan misi mereka banyak kesamaannya.

Proses Pemilihan
Sidang Paripurna yang di pimpin oleh Parman Pasanje—Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas (BPMU) terpilih—dan Yosua Yoga Wicaksono—Sekretaris Umum BPMU terpilih—ini, dimulai pada pukul 14.15 dan berakhir pada pukul 21.05 WIB. Sidang dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum SMU itu, diawali dengan sidang terbuka yaitu, pemaparan Visi dan Misi dari kedua calon. Kemudian dilanjutkan dengan sidang tertutup–dalam rangka pemilihan Ketua Umum SMU—yang dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Sidang tertutup ini memakan waktu cukup lama. Hingga empat tahapan dilalui, barulah akhirnya memperoleh hasil yang diharapkan (ketua SMU terpilih—red). Tahapan pertama dilakukan musyawarah yang menyita waktu 55 menit, namun tidak menemukan hasil untuk di sepakati.

Kemudian sidang dilanjutkan dengan proses lobi selama 10 menit. Pada tahapan lobi pun tidak menemukan hasil yang untuk disepakati bersama. Kemudian forum menyepakati untu lanjut pada tahapan pemungutan suara pada pukul 20.10 WIB.

Dalam tahapan pemungutan suara yang diikuti oleh 46 peserta tetap tersebut, Andre memperoleh 28 suara, Mey 17 suara dan 1 suara dianggap tidak sah. Berdasarkan ketentuan Tata tertib Sidang Paripurna pasal 28 ayat 2, hasil ini belum dianggap sah, karena belum mencapai 2/3 dari total suara pemilih, sehingga forum menyepakati untuk melakukan pemungutan suara putaran kedua dengan suara terbanyak.

Pada tahapan pemungutan suara putaran kedua, Andre memperoleh 30 suara, Mey 15 suara dan 1 suara tidak sah. Dengan hasil tersebut, maka Andre ditetapkan sebagai Ketua Umum SMU periode 2009-2010 dengan suara terbanyak.

Dalam rangka sosialisasi hasil sidang tertutup, maka sidang dilanjutkan dengan sidang terbuka untuk diumumkan kepada peserta undangan sidang paripurna. Selain itu, pada sidang terbuka Ketua Umum terpilih langsung ditetapkan sebagai Ketua Umum SMU dalam bentuk Ketetapan BPMU no.02/TAP/BPMU/UKSW/VIII/2009.

Ada Satu Komitmen
Sepak terjang Andre dan Mey dalam berorganisasi bisa dibilang sudah cukup lama dan tidak diragukan lagi ketika mereka maju untuk mencalonkan diri dalam pemiliham Ketua Umum SMU.

Mey pernah tergabung dalam anggota Departemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dibawah Bidang II Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi periode 2007-2008. Mahasiswi angkatan 2006 ini pun kemudian bergabung di Senat Mahasiswa Universitas dan menjabat sebagai ketua Bidang II (profesional skill) pada periode 2008-2009. Tahun ini merupakan tahun ketiga ia tergabung dalam Lembaga Kemahasiswaan (LK).

Ketika ditanya apa alasan sehingga dia tergabung dalam LK, Mey mengatakan bahwa di LK merupakan sebuah tempat untuk melayani dan mengembangkan diri.

Selain itu, mahasiswi kelahiran Kupang 24 juni 1990 ini juga tergabung dalam sebuah LSM Student Community yang bergerak dibidang sosial dan menjabat sebagai ketua bidang Penelitian dan Pengembangan Masyarakat.

Saat menjabat sebagai ketua Ketua Bidang Profesional Skill SMU, Mey juga pernah diutus mewakili UKSW dalam acara Future Leader of Asia Forum 2009 (FLAF 2009)—Forum Pemimpin Masa Depan Asia—di Filipana. (Pertemuan mahasiswa se-Asia-Pasifik yang bertempat di Ateneo de Manila University—Filipina, bersama Kornelius Upa R, Ketua Umum SMU periode 2008-2009—red).

Ketika ditanya pendapatnya tentang Andre, Mey mengatakan bahwa Andre itu sosok anak muda yang tidak cepat menyerah, punya visi yang kuat, lucu dan teman diskusi yang baik.

“Saya optimis dengan kepemimpinannya, saya berharap dia betul-betul mewujudkan visinya, bisa lebih terbuka dan bisa menerima pendapat orang lain” kata Mey.

Sama halnya dengan Mey, tahun ini merupakn tahun ketiga Andre tergabung dalam LK. Mahasiswa angkatan 2006 ini, pernah menjadi anggota Bidang Humanistik Skill pada Senat Mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika (FSM) periode 2007-2008, dan menjadi Ketua Senat Mahasiswa FSM periode 2008-2009. Pria kelahiran Salatiga 29 Maret 1988 ini, juga tergabung dalam Karang Taruna di kecamatan Argomulyo.
“Ada motivasi dalam diri saya, untuk memajukan LK, dan saya terpanggil untuk itu” kata Andre ketika ditanya apa alasan dia tergabung dalam LK. Andre berharap agar semua elemen yang ada bisa membantu dia dalam pencapaian visinya. Dia tidak akan bisa bergerak sendiri tanpa ada dukungan dari teman-teman yang lain, tegasnya.

Andre dan Mey telah saling kenal cukup lama. Dan ketika ditanya apa pendapat Andre tentang Mey, dia menjwab dengan singkat, “ Mey itu baik, berkompeten sekali”. Andre mengatakan bahwa Mey lebih banyak tahu tentang SMU, kerena dia (Mey) telah satu tahun lebih dahulu darinya (Andre).

“Harapan saya pada Mey cukup besar, karena dia lebih banyak tahu dari saya, dan saya membutuhkan orang-orang yang seperti dia” kata Andre.

Jauh sebelum proses pemilihan, Andre dan Mey telah bersepakat bahwa siapapun yang kalah, dia harus berkomitmen untuk tetap tergabung dalam SMU.

Inilah sejarah baru bagi Lembaga kemahasiswaan UKSW, khususnya SMU. Dimana kedua kandidat ketua SMU saling berkomitmen untuk tetap duduk bersama mewakili mahasiswa UKSW di aras Universitas.

Apa yang telah dilakukan Andre dan Mey merupakan satu langkah yang patut dijadikan teladan buat mahasiswa UKSW. Komitmen yang mereka bangun sangat kuat, tidak ada yang saling menjatuhkan. Dan mereka melakukan semua itu dengan motivasi untuk memajukan UKSW.

Bookmark and Share

Japanese-Indonesia Culture Sharing di UKSW




Tarian “Sigulepong” asal Sumatra Utara menjadi pembuka “Japanese-Indonesia Culture Sharing”, Rabu sore 26 Agustus 2009 di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Acara ini merupakan rangkaian program East Asia Student Encounter (EASE) 2009; merupakan program pertemuan mahasiswa dari UKSW dengan Kwansai Gakuin University (KGU) Jepang yang telah berlangsung selama 32 tahun.

Dalam acara Culture Sharing ini, UKSW menampilkan juga tembang dolanan dari Jawa Tengah yang terdiri dari lagu “Padang Bulan”, “Cublak-cublak Suweng” dan “Gundul-gundul Pacul” serta tarian “Dingkula” asal Sulawesi Tengah. Selain tarian tradisional, ditampilkan juga modern dance yang menggambarkan kekuatan, kegembiraan dan semangat perjuangan; dimainkan 10 mahasiswa dengan memukau.

Peserta dari Jepang menyuguhkan suatu pagelaran opera “Kaguya Hime” yang diangkat dari cerita daerah Jepang “Taketori Monogatari”. Dipadukan dengan lagu daerah seorang nelayan dari Hokaido-Jepang “So-Ran Bushi” dan lagu “Tomodachi No Uta”, opera ini dimainkan 9 mahasiswa dengan penuh semangat dan ekspresi.

Di akhir acara, peserta EASE 2009 yang terdiri dari 11 Mahasiswa UKSW dan 9 Mahasiswa KGU di damping 1 Leader bersama-sama menyanyikan lagu “Bengawan Solo” dan “Jalan Sore-sore” dengan diiringi permainan angklung, sebuah alat musik tradisional dari jawa Barat.

Dalam kesempatan ini hadir pula Alumnus EASE yang datang dari luar kota seperti dari Jakarta dan Wakil Rektor IV Bidang Hubungan Luar dan Kewirausahaan Agna S. Krave, M.Sc. Ph.D. “Dari EASE saya mendapat banyak pengalaman. Saya pernah mengunjungi Jepang dan sempat menjadi Leader EASE. Saya bisa mengenal banyak dosen dari program studi lain yang ada di UKSW. Dan jika tidak mengikuti EASE, saya tidak mungkin mendapatkan kesempatan itu”, ungkap Frances Loraine Sinanu, S.Pd tentang pengalamanannya mengikuti program EASE.

Culture Sharing merupakan salah satu rangkaian kegiatan EASE 2009 yang mengangkat tema “Global Crisis and Young Generations”, dan direncanakan berlangsung 17 hingga 29 Agustus 2009. Sebelumnya sejumlah kegiatan telah dilakukan program ini.

Mahasiswa dari Jepang dikenalkan dengan aneka masakan Indonesia pada kegiatan Food Sharing. Peserta EASE juga melakukan presentasi paper tentang tema yang diangkat. Selain itu, selama 2 hari mahasiswa KGU Jepang juga diberi kesempatan untuk tinggal di rumah penduduk Indonesia untuk mengetahui lebih dekat bagaimana kehidupan orang Indonesia. Pada kesempatan ini mereka juga diajak untuk mengenal Indonesia lebih dekat dengan mengunjungi Malioboro, Keraton Yogyakarta, Borobudur, Sendratari Ramayana dan museum Ulu Sentalu di Yogyakarta. Pabrik Garuda Food dan Krisna Kuningan menjadi tempat tujuan selanjutnya peserta EASE 2009 ini (upk_bphl).

I’m Bottom Habis, Hmm… Nice Position




Kebanyakan MSM (Men Who Have Sex with Men) enggan atau malu mengatakan kepada teman atau pacar barunya bahwa dirinya menyukai posisi bottom (dianal/ditempong), dia selalu mangatakan TOP habis (menganal/menempong) atau never anal seks, ketika ditanya T/ B?

Oke ini bisa dimaklumi dikarenakan di kalangan MSM masih adanya stigma bahwa Top lah yang paling manly dan lebih terhomat dibanding bottom. Stigma ini diciptakan oleh komunitaS MSM itu sendiri.

Hubungan seksual secara anal adalah memasukkan penis, jari, atau organ tubuh lain atau bahkan benda asing (dildo, mentimun, wortel dsb) kedalam anus. Yang memasukkan dinamakan yang Top dan yang dimasuki dinamakan Bottom. Tetapi ada kalanya dua orang atau lebih yang berhubungan seks bisa saling menganal maupun dianal secara bergantian, posisi tersebut dinamakan verstile.

Memang benar bahwa tidak semua MSM dalam berhubungan seks selalu menggunakan teknik anal seks, banyak diantara MSM yang menggunakan teknik yang lain dalam berhubungan seks misalnya, Oral (ngesong), Gesek-gesek (es gosrok) Jepit paha (jepongan), Mandi Kucing (Vakum kliner) nglecong bersama(Onani bersama) dll.

Hal ini disebabkan beberapa alasan misalnya masih merasa sakit apabila dianal, ada yang merasa jijik atau kotor bahkan ada yang sudah sadar akan resiko apabila berhubungan dengan memasukkan penis, jari, atau organ tubuh yang lain bahkan benda asing ke anus atau dubur akan menyebabkan IMS termasuk HIV dan AIDS,

Ini kenyataan dan kita harus mulai berani mengakuinya terutama kepada pasangan seks kita, bahwa ketika kita nyaman sebagai pihak yang di bottom atau ditempong kenapa harus malu mengatakannya atau mengakuinya.

Tidak ada yang lebih terhormat antara Top dan Bot, dua posisi tersebut dalam berhubungan seks adalah sama yang penting dua pihak atau lebih bisa menikamatinya. Kita harus mulai merubah stigma ini.

Yang perlu kita pahami adalah bahwa memang berhubungan seksual (analsex) memang sangat beresiko terkena IMS, HIV dan AIDS yang disebabkan karena gesekan dua kulit yaitu kulit penis dan kulit anus bagian dalam, karena gesekan keluar masuk yang berulang-ulang akan menyebabkan iritasi atau lecet. Sehingga ada luka yang terbuka dr gesekan tersebut, dan apabila salah satu orang positif IMS atau HIV, maka besar kemungkinan yang di anal atau yang menganal akan tertular melalui, darah atau cairan sperma. Jangan pernah melupakan gunakan kondom pada hubungan seks tersebut.

Apabila yang selama ini masih merasa sakit apabila di anal dan ini dilakukan hanya untuk menyenangkan atau memuaskan pasangannya, maka tidak ada salahnya apabila anda mencari tehnik analseks yang tidak menimbulkkan rasa sakit.

Beberapa tips :

* Santai saja perasaan atau tubuh kita apabila mau di anal jangan terlalu tegang.
* Gunakan pelicin yang berbahan dasar air sehingga terasa dingin.
* Mulailah dengan memasukkan jari, dimulai dari satu jari , dua jari sampai pada memasukkan penis pasangan kita.
* Suruh pasangan kita mulai memasukkan penisnya dengan secara perlahan atau kalau perlu bantulah dengan tangan anda yang memasukkan penisnya .
* Gunakan kondom untuk mencegah penularan penyakit.

Banggalah dan berani mengatakan apapun posisi kamu ketika berhubungan seks.
Selamat mencoba!
Ada kesalahan di dalam gadget ini