Salatiga Carnival Center

Salatiga Carnival Center
Sebuah event akbar tahunan WORLD CULTURE FASHION CARNIVAL..

Profil Saya

Foto saya
Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia
I was born in Solo, December 25, 1987 from the father of Drs. Luke Suroso and Mrs. Sri Puji Lestari Hantokyudhaningsih. I grew up in a city full of culture that is the city of Solo. as the descendants of the solos even have blood from a stranger. I was born like a tiny man, weighing> 4 kg. the second child of three brothers that I tried to be a pioneer and a child who was always proud of my extended family. trained hard in terms of education and given the religious sciences until thick. I am standing upright in my life the 19th to voice the aspirations of the marginalized of LGBT in the city of Salatiga. as a new city that will be a starting point toward change and transformation that this country is a country truly democratic. soul, body and all of my life will always fight for rights of the marginalized is to get our citizen rights. Ladyboys no rights, no gay rights, no rights of lesbian, but there's only citizen rights regardless of sexual orientation and gender.

01 Juni 2008

I`m GAY My Book Biography

Salam Perjuangan dariku untukmu Seluruh sahabatku…

Menjadi suatu kebanggaan untuk diriku bisa mengenal dan menjadi sahabat untuk kalian. Sebuah kisah yang tidak akan pernah aku lupakan dari pertama aku mengenal kau, sekarang dan sampai aku masuk dalam liang pengakhiranku. Ada suatu kebanggaan tersendiri pada diriku dan rasa ucapan syukur paling besar kepada Tuhan`ku karena aku dapat menjadi bagian terkecil dari kehidupan kalian. Entah kalian menganggap aku sebagai sahabat ataupun musuh untuk kalian. Tapi aku hanya ingin menjadi diriku sendiri dan bisa menjadi orang yang berguna untuk setiap pribadi kalian semua. Tanpa terkecuali.
Suatu hal yang aku banggakan, karena tahun ini adalah tahun menjelang sebuah peristiwa dimana peristiwa bersejarah pada diriku. Peristiwa yang akan membawaku menuju ke sebuah rentetan sejarah pada diriku dalam peringatan detik-detikku menghirup udara segar di bumi ini yang ke-21. Tahukah sahabat, aku sudah mempunyai impian sejak aku berumur tujuh tahun. Sebuah impian yang sulit dimiliki oleh setiap manusia yang unik seperti aku. Sahabat, aku berharap adanya sebuah feed back yang baik dari sahabat semua untuk mendukung impianku ini.
Sebuah impian dari seorang lelaki sejati yang diciptakan untuk mencintai laki-laki dan seorang lelaki bukan banci, karena aku memang bukan banci.
Impian untuk menerbitkan sebuah buku biografi kehidupanku. Sebuah impian yang selalu aku inginkan, bukan untuk popularitas dan eksistensi melainkan sebuah impian untuk meningkatkan kepercayaan dan memperjuangkan hak-hak dasarku dalam menyuarakan pendapatku. Sahabat, hari ini aku tuliskan sebuah pesan khusus dan special untukmu, karena aku yakin kaulah sahabatku dan aku sangat menyayangi dan selalu merindukan saat-saat kita bercengkrama bersama dalam geliak tawa perjuangan hidup kita dulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. Dan aku berusaha untuk menjadikan diriku semakin dekat dengan semua sahabatku di penjuru dunia, tanpa batas. Walaupun aku tahu ada yang bernama alfa dan pastinya akan ada yang bernama omega yang akan mengakhiri segalanya, tapi aku tidak mau omega akan menghancurkan hubungan kita sebagai seorang sahabat, hanya melalui serat-serat optic inilah aku mampu untuk menjadikan semuanya sebuah kenyataan yang akan membuat kita semakin dekat walau jarak memisahkan kita.
Sahabat, bukuku akan segera diluncurkan tetapi ada satu bab yang akan mengisahkan perjalanan hidupku bersama kalian semua. Tanpa ada batas dan tanpa halangan.
Aku disini duduk dan diam dalam keheningan kehidupan. Sahabat, kau telah mengenal diriku dan kau telah membuat diriku menjadi berarti.
Dan dalam lembar-lembar terakhir dalam bukuku aku akan memberikan ruang untuk seluruh sahabat di seluruh penjuru dunia untuk memberikan komentar ataupun saran dan kritik mungkin juga sebuah kisah panjang sejarah persahabatan antara kau dan aku yang kau berikan buat aku.
Ini merupakan kesempatan yang baik dan kesempatan yang aku harapkan dari seluruh sahabatku semua.
Aku hanya meminta kepada teman-temanku semua. Sebuah permintaan yang jarang dilakukan oleh aku kepada sahabatku yang lain, karena kau special dimataku. Aku hanya ingin meminta, sahabat.
Kau berikan aku sebuah tulisan indah yang berisi sebuah komentar, saran, kritik, dan apapun. Dalam bentuk apapun. Tanpa batas. Untuk diriku.
Mulai dari perkenalan kita sampai detik terakhir kau menuliskan surat itu kepadaku. Dan mungkin sebuah harapan yang bisa membangunkan aku kepada sebuah kenyataan yang harus aku jalani, Karena aku percaya, Tuhan berbicara melalui suara hatiku dan orang-orang disekitarku yaitu, kau sahabatku.
Kau dapat menuliskan semuanya, bukan hanya hal yang baik saja, tetapi juga hal paling burukkupun harus kau tulis juga. Komentar yang masuk ke emailku ini, hanya akan aku batasi sampai tanggal 7 Juni 2008, sebelum kepergianku menunaikan tugasku.
Sahabat, besar harapanku jikalau kau mau dan berkenan untuk mengambil bagian dari permintaanku ini.
Sahabat, semua tulisan yang kau tulis baik ataupun buruk akan aku terima apa adanya. Tetapi jika ada yang menggunakan bahasa jorok dan tidak sesuai dengan etika, maka akan aku rubah sedikit tanpa merubah makna dari kalimat yang kau berikan untukku.
Sahabat, komentar ini akan menjadi sejarah dan sebuah kenang-kenangan yang indah untuk diriku dalam menapaki kehidupan ini yang penuh tantangan dan penuh dengan kemunafikan.
Sahabat, ceritakan semua yang kau tahu tentang aku dan apa saja yang menjadi kisah antara aku dan dirimu. Demi sebuah persahabatan yang tidak akan lapuk sampai selamanya. Akan aku torehkan tinta sebuah namamu dalam kumpulan lembar-lembar kisah hidupku.
Buku biografiku akan diluncurkan tepat pada sebuah peristiwa bersejarah kota Salatiga dalam event Q – Film Festival Indonesia 2009 di akhir tahun 2008. Sahabat, bukan sebuah janji belaka yang aku berikan tetapi sebuah hal yang akan memacu adrenalinmu untuk memberikan secoret tinta hitam dalam bukuku. Sebuah komentar terbaik dalam bukuku nanti akan aku berikan sebuah bingkisan menarik yaitu sebuah perjalanan berdua antara kau dan aku, dalam launching of tour my book di lima universitas terbaik di Indonesia. Dan setiap sahabat yang memberikan komentar akan aku berikan sebuah buku dan souvenir cantik serta satu undangan eksklusif dan VIP dalam acara launching of tour my book yang pertama di kota Salatiga.
Sahabatku, aku akan menunggu semua komentarmu sampai batas terakhir. 7 Juni 2008.
Buku biografiku akan berjudul I`m Gay sebuah kisah kehidupan dan wacana untuk Indonesia dari seorang gay. Penerbit ( wanted ). Tebal halaman ( wanted ). Harga ( wanted ). Jadi sahabat, aku tunggu kau di dalam komentar dan kisah kehidupan yang selanjutnya.
Kirim kembali semua komentarmu dalam emailku ini. Dan jika kau keberatan untuk dituliskan nama aslimu dalam bukuku nanti, tuliskan juga nama yang kamu atau identitas yang kamu harapkan. Ok….!!! I Believe U can do it…

Dariku, Sahabatmu, kerabatmu Theodurus Gary Natanael

2 komentar:

Petrus Wijayanto mengatakan...

Salut dengan segala perjuangan Anda, namun mohon jangan masuk dalam ranah "agama" dengan menyatakan "tidak berdosa", karena hanya akan memancing diskusi panjang yang tidak ada ujungnya.
Sebab, ketika Anda memasukkan "unsur" Tuhan, mau-tidak-mau, dalam kehidupan dimana 'Tuhan' telah masuk dalam kerangka agama, maka referensi Kitab Suci menjadi lebih diterima daripada berfilsafat. Apalagi di Indonesia, dimana orang yang ber-Tuhan, "dipaksa" beragama, yang berarti "dipaksa" menerima kebenaran ayat-ayat Kitab Suci.
Jadi, jangan mempersulit diri sendiri.

Anonim mengatakan...

gw ada unek2 bwt lo; gw gak mau berharap bwt jadi orang yang terpenting dalam hidup lo, itu permintaan yang gede banget. Gw cuman berharap suatu hari nanti kalo lo denger nama gw…lo bakalan senyum n bilang…”dia sahabat gw” smoga ini utk s'lamanya, gk ada kata p'ceraian dlm p'sahabatan . .
keep on friendship
salut juga bwt p'juanganmu !!! tetaplah jadi dirimu sendiri .

Ada kesalahan di dalam gadget ini